Beranda Daerah BPDBD Kabupaten Malang Sebut Jumlah Bangunan Rusak Capai 1.697 Unit

BPDBD Kabupaten Malang Sebut Jumlah Bangunan Rusak Capai 1.697 Unit

BPDBD Kabupaten Malang Sebut Jumlah Bangunan Rusak Capai 1.697 Unit
BPDBD Kabupaten Malang Sebut Jumlah Bangunan Rusak Capai 1.697 Unit

MALANG, karna.id — Badan Penganggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malang menjelaskan jumlah bangunan yang rusak akibat gempa bumi dengan kekuatan 6,1 SR pada Sabtu, (10/4) di Kabupaten Malang totalnya mencapai 1.697 unit bangunan rumah rusak. BPBD Kabupaten Malang juga menyampaikan data ini diupdate per Minggu (11/4) yang. Sedangkan untuk jumalh sekolah yang alami kerusakan totalnya 30 unit dan fasilitas umum totalnya menjadi 13 unit.

“Jumlah rumah mengalami kerusakan menjadi 1.697 unit, dari sebelumnya ditotal hanya 472 unit saja. Dari jumlah itu, sebanyak 878 rumah mengalami kerusakan ringan, 392 rumah rusak sedang, dan 427 rumah rusak berat dan untuk jumlah sekolah mengalami kerusakan juga bertambah menjadi 15 sekolah, begitu juga tempat ibadah jumlah total mengalami kerusakan sebanyak 30 unit. Dan fasilitas umum menjadi 13 unit,” ujar Plt Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, Minggu (11/4/2021).

Selain itu Plt Kabid Kedaruratan BPBD Kab. Malang ini juga menambakan saat ini pihaknya mengalami keterbatasan personalia dan cakupan wilayah terdampak gempa cukup luas serta akurasi data karena kondisi masih panik juga menjadi hal prioritas.

“Kami keterbatasan jumlah personel menjadi kendala, karena cakupan wilayah terdampak gempa cukup luas. Selain itu, akurasi data menjadi prioritas, salah satu kendala adalah informasi belum valid, karena kondisi panik,” tegas Sadono.

Sementara Pemkab Malang telah menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi. Tim gabungan BPBD, TNI, Polri datang ke lokasi terdampak gempa bumi untuk melakukan penanganan darurat bencana. Sementara Stasiun Geofisika Malang mencatat adanya gempa susulan pasca gempa bumi M 6.1 berpusat di 90 KM barat daya Kabupaten Malang, Sabtu (10/4/2021).

“Catatan kami, terjadi 10 kali gempa susulan, termasuk dua gempa bumi tadi pagi. Pusat gempa bumi sama,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Malang terpisah.