Beranda Lingkungan Danramil 0807/09 Sebut KKN Bukan Sekedar Seremonial

Danramil 0807/09 Sebut KKN Bukan Sekedar Seremonial

Mahasiswa KKN, KKN Umm, Tulungagung, Campur Darat, Danramil, KKN Bukan Seremonial, Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, KKN UMM

MALANG, karna.id – Ikuti kegitan penanaman pohon di Campur Darat, Koramil 0807/09berikan pengarahan pada Mahasiswa. Bertempat di Hutan Desa Campur Darat Tulungagung, Komandan Rayon Militer (Danramil) menekankan Kuliah kerja Nyata (KKN) bukan hanya mengaktifkan kegiatan seremonial. Statement ini disampaikan dihadapan Masyarakat dan Aparat Desa bersama Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Malang (Umm) pada Senin, (10/2).

Kepada Mahasiswa KKN, Danramil Sunarto menjelaskan bahwa konsekuensi menjadi mahasiswa adalah keharusan untuk mampu membangun perubahan di tengah masyarakat.

“Yang harus diingat utamanya untuk kawan-kawan KKN Umm adalah jangan sampai ada dan tidak adanya saudara di Desa ini tidak ada bedanya. Artinya apa, sebaiknya kita datang dengan pembaharuan-pembaharuan dalam masyarakat. Puju syukur, saudara sekalian melalui kegiatan ini telah menunjukkannya kepada kami hari ini”, Tegas Sunarto.

Kegiatan yang diinisiasi Mahasiswa KKN Umm mengusung tema Revitalisasi lingkungan sebagai lahan produktif yang terintegrasi. Kordinator Desa KKN 36 UMM, Adilla Rizki Dewanata menjelaskan bahwa grand desain yang diusung dalam KKN ini lebih dominan pada pemberdayaan lingkungan.

“Kurang lebih tiga kali kami melakukan observasi sebelum KKN ini, selain potensi desa tentang marmer dan sebagainya, ternyata kami menangkap bahwa “Pr” terbesar masyarakat adalah perihal lingkungan. Disini agak rawan banjir katanya, kemudian hawa panas yang berlebih dan sebagainya. Atas dasar itulah kegiatan ini kami jadikan sebagai salah satu program yang kami unggulkan, kira-kira begitu”, kata Adila.

Senada dengan Adila, masyarakat menyambut antusias kegitan ini. Beberapa Instansi lain seperti Sekolah Dasar dan Polisi Sektor (Polsek), Kantor Kecamatan Campur Darat, termasuk dari Swadaya Masyarakat (Warung Astuty) juga menyampaikan keinginannya untuk membawa bibit tanaman tersebut untuk ditanam pada lingkungan Instansi dan pribadi, mengingat seratus lima puluh dari seribu tanaman yang disediakan adalah mangga Varietas baru.   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here