Beranda Hukum Diduga Menggelapkan Dana Perusahaan Heri Mursid Dilaporkan Ke Polisi

Diduga Menggelapkan Dana Perusahaan Heri Mursid Dilaporkan Ke Polisi

Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Malang, PBSI Malang, PBSI, REI Malang, Syukur Mursid Brotosejati, Heri Mursid, Polresta Malang, Heri Mursid Ditahan, Syukur Mursid Dilaporkan ke Polisi, Polres Malang

MALANG, karna.id –  Diduga menggelapkan dana perusahaan Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Malang, Syukur Mursid Brotosejati alias Heri Mursid dilaporkan ke Polres Kota Malang. Direktur Utama PT Citra Gading Asritama (CGA) Rizki Ardiansyah Prasetyo menyampaikan pihaknya melaporkan karena Syukur Mursid melakukan penggelapan dana perusahaan.

“Karena menggelapkan uang perusahaan”, ujar Direktur Utama PT Citra Gading Asritama, Rizki Ardiansyah Prasetyo kepada karna.id dalam keterangan tertulis, Senin (14/9).

Berdasarkan laporan Polisi dengan nomor laporan: STBL/LP/737/X/2019/Jatim/Res Mlg Kota tanggal 05/10/2019 Mantan Ketua Real Estat Indonesia (REI) Malang Heri Mursid telah menarik dana restitusi milik PT CGA sebesar 8 M kemudian di tahun 2019 terlapor mengakui bahwa restitusi pajak sudah diterima sebesar 2M.

Riski Prasetyo mengatakan setelah dilakukan pengecekan seharusnya restitusi pajak sebesar 8 miliar sehingga lanjutnya, perusahaan mengalami kerugian sebesar 6 miliar.

“Setelah melalui proses panjang akhirnya Mursid di tahan di Polres Malang awal bulan lalu”, kata Dirut PT CGA.

Menurut Riski Prasetyo, Heri Mursid di percaya Pendiri PT CGA, Ir. Ichsan Sauidi  yang merupakan kakak kandungnnya untuk meneruskan pengelolaan perumahaan Tirtasani Royal Resort yang berada di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang seluas +- 100 hektar.

Tidak hanya itu, Direktur Utama PT CGA  dalam keterangannya menuturkan salah seorang pemegang saham menyebut Heri Mursid telah memutarbalikan fakta kalau dana 2 miliar itu adalah uang pribadi yang dipinjamkan kepada PT CGA.

“Syukur Mursid sudah memutarbalikkan fakta dengan menyatakan bahwa sudah transfer dana sebesar  2M ke PT CGA dengan dana pribadi. Padahal itu adalah dana restitusi  PT CGA sendiri”, Riski Prasetyo.

Terakhir Riski Prasetyo menambahkan pada dasarnya kepailitan merupakan hukum keperdataan yang seharusnya tidak menyentuh persoalan hukum pidana yang merupakan hukum publik.

“Saat ini Mursid sudah di tahan Polres Malang Kota, saya berharap hukum bisa ditegakkan seadil-adilnya dan tidak pandang bulu”, pungkas Direktur Utama PT CGA Riski.