Beranda Sosial Dukung Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional FOKSI Apresiasi Gus Menteri

Dukung Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional FOKSI Apresiasi Gus Menteri

JAKARTA, karna.id — Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa tidak ada dispensasi mudik lebaran untuk santri hal ini seperti yang sebelumnya diajukan kepada Wakil Presiden untuk memberikan dispensasi mudik bagi santri.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, pemerintah tidak akan memberikan dispensasi khusus kepada santri dalam kebijakan pelarangan mudik Lebaran tahun ini. Langkah tersebut dilakukan demi terjaganya keselamatan jiwa bersama dari bahaya dan ancaman Covid-19.

Menteri Yaqut mengakui kebijakan larangan mudik ini tidak mudah diterima oleh kalangan pesantren. Apalagi, biasanya jelang Idul Fitri, rata-rata pondok pesantren telah mengakhiri masa pembelajarannya.

Merespon kebijakan ini Ketua DPP Foruk Komunikasi Santri Indonesia (FOKSI) M. Natsir Sahib menyampaikan pihaknya sepakat akan kebijakan larangan mudik lebaran Idul Fitri 2021 khususnya untuk para santri. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk meminimalisir peningkatan kasus covid-19.

“Kami sepakat dengan keputusan Menteri Agama Yaqud Cholil Qoumas soal tidak adanya dispensasi mudik bagi santri guna menghindari ancaman covid-19 dan harapannya para orangtua memahami aturan ini”. Kata Ketua DPP FOKSI M. Natsir Sahib kepada karna.id.

Selain itu Natsir juga menambahkan dimasa lebaran ini potensi kenaikan covid-19 itu cukup tinggi dan oleh karena itu harus ada pencegahan sejak dini dengan tidak melakukan perjalan mudik bagi masyarakat.

Kesuksesan upaya pengendalian Covid-19 sebagaimana tertuang dalam Addendum Surat Edaran Satgas Covid-19 No 13 Tahun 2021 ini juga banyak dipengaruhi sejauhmana masyarakat bisa mematuhi dengan baik isi aturan tersebut.

Melalui Surat Edaran (SE) No 04 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah/2021, Menag juga meminta masyarakat terus menjaga protokol kesehatan dalam rangka menjaga keselamatan jiwa pribadi, keluarga maupun lingkungan di tengah pandemi Covid-19.

Dengan dasar tersebut, Menteri Agama berharap semua masyarakat termasuk kalangan santri untuk bisa memahami secara baik munculnya pelarangan mudik saat Lebaran tahun ini.