Beranda Covid-19 FOKSI Gelar Petisi Dari Santri Tolak Reuni 212 dan Minta Pemerintah Tegas...

FOKSI Gelar Petisi Dari Santri Tolak Reuni 212 dan Minta Pemerintah Tegas Tak Keluarkan Izin

JAKARTA, karna.id — Reuni 212 rencananya akan tetap digelar pada Desember 2021 di tengah kondisi Covid-19 masih belum selesai angka kematian dan kenaikan kasusnya. Hal itu telah dipastikan oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Menanggapi hal ini Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyebutkan hingga saat ini aparat kepolisian belum menentukan apakah bakal memberi izin reuni 212. Polda Metro Jaya akan melakukan penilaian (asesmen) izin tersebut.

Sebelumnya, Sekjen PA 212 Bernard Abdul Jabbar memastikan reuni 212 akan digelar pada Desember mendatang. Ia menyebutkan, reuni itu tidak akan digelar di Monas. Bernard mengatakan teknis acara saat ini masih dibicarakan oleh panitia PA 212. Namun, yang pasti, dia mengatakan tempat acara itu tidak lagi di Monas.

Forum Komunikasi Santri Indonesia (FOKSI) menanggapi soal Reuni 212 dengan membuat petisi online yang di tantangan oleh para santri dalam rangka menolak reuni 212 tersebut karena kondisi pandemi Covid-19 belum juga selesai.

Ketua DPP Foksi Indonesia M. Natsir menyampaikan Petisi yang ditandatangani oleh 5000 lebih santri ini adalah bentuk penolakan yang dikhawatirkan akan membuat klaster baru penyebaran Covid-19 di Indonesia.

“Di masa pandemi seperti ini kita tidak seharusnya membuat cluster baru Covid-19 yang mana akan semakin membahayakan kesehatan masyarakat Indonesia dengan cara berkerumunan, oleh karena itu harusnya tidak perlu ada agenda agenda yang bisa menimbulkan klaster kenaikan Covid-19 termasuk reuni 212”. Kata M. Natsir Sahib S,H (Ketua DPP Foksi Indonesia).

Natsir juga menyampaikan pihaknya meminta kepada Aparat untuk bertindak tegas dalam memberikan keamanan dan kestabilan bagi negara. Harapannya TNI POLRI untuk menindak tegas siapapun yang ingin membuat kerusuhan, keonaran yang mengancam keselamatan keamanan rakyat dan bangsa.

“Adanya kerumunan ditengah kondisi Covid bukanlah suatu hal yg bisa dibenarkan, apalagi reuni 212 ini juga tidak memiliki subtansi yang dituju, melainkan hanya untuk membebaskan Habib Riziq yang tengah menjalankan proses hukum”. Ucap Cak Sir sapaan akrab Ketua DPP Foksi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here