Beranda Kesehatan Hand Sanitizer Fungsinya Melindungi Menjadi Mengacaui

Hand Sanitizer Fungsinya Melindungi Menjadi Mengacaui

Hand Sanitizer, Covid-19, Virus Corona, Korban Virus Corona, Mahasiswa UMM Virus Corona, Universitas Muhammadiyah Malang,

Karna.id — Pada tahun 2020, dunia global digemparkan dengan adanya wabah virus Covid-19 atau biasa disebut dengan virus corona. Virus ini ditemukan di Wuhan, China yang kemudian bisa meluas hingga global. Virus Corona atau Covid-19 adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian. Virus ini bisa menyerang siapa saja termasuk bayi hingga lanjut usia.

Awal tahun 2020 virus ini mulai memasuki negara Indonesia. Pada awalnya ditemukan masyarakat yang positif covid-19 sebanyak 2 orang. Berdasarkan data yang dilansir Covid-19.go.id  menyatakan bahwa penyebaran virus ini semakin pesat dan begitu cepat hingga pada akhirnya meluas ke seluruh penjuru tahan Air, sampai detik ini sudah 1000 lebih orang yang dinyatakan positif bahkan ada 100 lebih orang meninggal.

Dengan adanya virus ini masyarakat berbondong-bondong mencari dan membeli pembersih tangan yaitu hand sanitizer. Hand sanitizer produk pabrikan yang terkenal dan aman terbutki BPOMnya pun sudah mulai menipis bahkan tidak ada stoknya dimanapun bahkan saking tingginya permintaan harga hand sanitizer pun melonjak tinggi. Dari sini muncul pedagang musiman dengan menjual hand sanitizer buatan sendiri. Namun, apakah hand sanitizer itu terjamin keamanannya?

Pertanyaan tersebut paling banyak ditanyakan terkait fungsi dari hand sanitizer. Komposisi dari hand sanitizer salah satunya yaitu alkohol dimana banyak beredar alkohol yang digunakan 96%, padahal efek penggunaan alkohol yang sembarangan dapat mengakibatkan dampak serius pada kulit seperti iritasi dan mudah terbakar, seharusnya kadar alkohol yang sangat berfungsi jika minimal 65%-70%.

Terkadang juga pembuatan hand sanitizer kadar alkoholnya menjadi dikurangkan dengan dicampur bahan atau komposisi lain yang menjadikan alkohol tersebut kadarnya kecil yang artinya sudah tidak bisa berfungsi membunuh virus corona. Jadi penggunaan alkohol yang kadar terlalu tinggi ataupun rendah itu tidak dapat digunakan sebagai pembersih tangan. Dengan adanya pembuatan hand sanitizer sendiri juga memberi dampak seperti menyulitkan tenaga medis yang memang sudah ahli dalam pembuatan hand sanitizer  dalam menemukan kompisisi dalam pembuatan yang sesuai resep dan aman.

Baru-baru ini beredar gambar tangan seseorang yang mengalami luka bakar setelah menggunakan hand sanitizer kemudian menyalakan api kompor, mengapa bisa seperti itu? alkohol merupakan bahan aktif yang mudah terbakar, maka dari itu setelah menggunakan hand sanitizer harusnya tidak berdekatan dengan api.

Seharusnya pembuatan hand sanitizer dibuat dengan cara sesuai resep atau tidak disalahgunakan. Fungsi hand sanitizer melindungi, bukan menjadikan dampak negatif bagi pengguna. Penjual memang turut serta dalam membantu adanya stok hand sanitizer namun sebaiknya sesuai dengan fungsi keefektifan dan keamanan hand sanitizer bagi pengguna.

Oleh, Adella Dwi Sella Crismonica dan Muhammad F. Furisanda (Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang)