Beranda Hukum Hmi Cabang Malang Tolak RUU Cipta Kerja

Hmi Cabang Malang Tolak RUU Cipta Kerja

Ketua Bidang Hukum dan HAM Hmi Cabang Malang Fabitul Rahmat
Ketua Bidang Hukum dan HAM Hmi Cabang Malang Fabitul Rahmat

MALANG, karna.id – Rancangan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja memunculkan berbagai penolakan termasuk Organisasi Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Malang yang menggelar diskusi RUU Cipta Kerja di Hallroom HmI Cabang Malang pada Selasa (23/2).

Ketua bidang hukum dan ham Hmi Cabang Malang Fabitul Rahmat menghimbau kepada Dewan Perwakilan Rakyat menolak rancangan peraturan perundang-undangan cipta kerja (RUU Cipta Kerja). menurut ketua bidang hukum dan ham RUU tersebut tidak pro pada kepentingan rakyat dan buruh karena sarat muatan dari RUU tersebut memberikan kemulusan pada pengusaha.

Baca juga: Fabitul Rahmat Pegiat HAM Mengecam Keras Kerusuhan Agama di India

“Kami menghimbau agar pemerintah lebih peka lagi dalam melindungi rakyat dan buruh, pemerintah jangan hanya mendengarkan suara dari sekelompok orang saat proses perumusan RUU Cipta Kerja tersebut”. Ujar Fabi pada karna.id (03/2).

Selain itu Fabi juga menilai pemerintahan Jokowi ini menjadikan RUU Cipta Kerja menjadi salah satu program pemerintah yang harus diselesaikan dalam waktu 90 hari kerja DPR. Salah satu contoh tidak pro terhadap buruh terdapat dalam bab Ketenagakerjaan pasal 154 A disebutkan, pemutusan hubungan kerja dapat terjadi karena buruh mengalami sakit berkepanjangan atau cacat akibat kecelakaan kerja dan tidak dapat melakukan pekerjaan melampaui 12 bulan.

Menurut Fabi seharusnya jika buruh kecelakaan kerja jangan di PHK jadi ini konsekuaensi dari liberalisasi ekonomi, juga bisa saja relokasi produksi ke wilayah dengan upah yang murah, kerusakan alam, dan sebagainya. Sesuai amanat Undang-Undang Republik Indonesia pasal 33 ayat 3 : Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.