Beranda Opini HMI Perikanan UMM Sesalkan Keputusan Kohati Cabang Malang

HMI Perikanan UMM Sesalkan Keputusan Kohati Cabang Malang

Lumbung Ikan Nasional (LIN) dan Kemiskinan Masyarakat Pesisir Maluku, Mahasiswa Perikanan UMM, Mahasiswa UMM, Jan Tuheteru Mahasiswa UMM, FPP UMM
Jan Tuheteru, Ketua Umum HMI Petrik UMM

KARNA.id — Spirit perjuangan HMI cabang Malang dalam menolak Omnibuslaw tidak perlu diragukan lagi, demi menjaga nafas perjuangan tersebut kader HMI cabang Malang tetap konsisten dan pro aktif menyuarakan melalui media online maupun secara langsung turun ke jalan. Sesuai dengan arahan konstitusi pasal 9 bahwa HMI berperan sebagai organisasi perjuangan, yang dimana bisa artikan sebagai bentuk aktivitas bagi kader HMI untuk komitmen tehadap islam  dan HMI sebagai alatnya, alat perjuangan untuk membebaskan  (Liberation Force) dan secara jelas memeiliki keberpihakan kepada kaum miskin (Dhuafa) dan kaum yang tertindas (Mustrazafirin).

Pernyataan yang disampaikan oleh ketua umum HMI Cabang Malang, Sutriyadi bahwa Sikap HMI Cabang Malang secara tegas menolak kegiatan empat pilar beliau juga menambahkan bahwa Foto beliau yang berededar di flayer Seminar kebangsaan dalam rangka memperingati Milad KOHATI Ke 54 Tahun, tanpa ada konfirmasi ke beliau. Sehingga persoalan perlu di sikapi oleh seluruh instansi yang ada di lingkup HMI cabang Malang (Korkom maupun Komisariat)

Perlu di sadari bahwa, KOHATI cabang malang sebagai penyelenggara kegiatan telah menciderai komitmen seluruh kader dalam menolak omnibuslaw (CILAKA), kenapa demikian salah satu narasumber yang di hadirkan adalah Achmad Baidowi, M.Si yang merupakan wakil ketua badan legislasi DPR yang dimana posisinya mendukung secara tegas pengesahan Omnibuslaw. Ini yang kemudian menjadi pertanyaan besar bagi seluruh kader HMI Cabang Malang, dimana Posisi Kohati Cabang Malang selama ini, apakah menolak ataukah mendukung pengesahan Omnibuslaw ?

Terlepas dari hal tersebut, keputusan Ketua Umum Kohati yakni Esha selaku pimpinan tertinggi didalam stutuktural Kohati cabang malang, telah menyepelekan semangat penolakan omnibuslaw olehkader HMI cabang Malang.

Berangkat dari hal tersebut, saya selaku ketua umum Komisariat Peternakan-Perikanan UMM, menyatakan sikap, Bahwa :

  1. Dengan tegas menolak kegiatan yang dilalukan oleh Kohati Cabang Malang.
  2. Dengan tegas meminta klarifikasi dari ketua umum KOHATI Cabang Malang mengenai kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 22 oktober 2020
  3. Dengan tegas meminta kepada seluruh elemen yang terlibat dalam kegiatan ini untuk segera mengklarifikasi, rentan waktu 1×24 Jam
  4. Meminta kepada ketua umum HMI Cabang Malang untuk memfasilitasi seluruh korkom dan komisariat dalam forum mediasi bersama KOHATI Cabang Malang dan para oknum yang terlibat guna menyelesaikan secara obyektif permasalahan yang ada.
  5. Apabila poin-poin tersebut tidak di indahkan maka, kami dari institusi HMI Komisariat Peternakan-Perikanan akan secara tegas menyampaikan mosi tidak percaya kepada KOHATI Cabang malang dan meminta agar Ketua Umum Kohati Cabang Malang serta oknum-oknum yang terlibat dalam kegiatan ini di Copot dari jabatannya sesuai dengan mekanisme yang ada di HMI.