Beranda Hukum Inilah Sikap Forum Pemuda NTT Atas Insiden Pengeroyokan Pemuda NTT oleh Ojol...

Inilah Sikap Forum Pemuda NTT Atas Insiden Pengeroyokan Pemuda NTT oleh Ojol Bogor

Pemuda NTT di Keroyok di Bogor, Pemuda NTT di kroyok Ojol Bogor, Pemuda NTT di keroyok, Viral Ojol Kroyok orang di Cibinong, Forum Pemuda Nusa Tenggara Timur, Pengeroyokan Pemuda NTT, Ojol Kroyok Orang NTT, OJOL, Ojek online,

JAKARTA, karna.id — Ketua Forum Pemuda Nusa Tenggara Timur (NTT) Jakarta, Menyatakan sikap atas pengeroyokan Yang dilakukan oleh oknum-oknum Ojol (Ojek Online) di Cibinong Kabupaten Bogor, meminta aparat penegak hukum tindak tegas oknum-oknum pelaku penganiayan, jumpa pers dilakukan dihalaman sekertariat Forum pemuda NTT Jakarta, Senin (29/6).

Sepekan yang lalu sebuah video pengoroyokan dan penganiayan oleh sekelompok Oknum-oknum ojol atau Ojek Online Viral di Medsos, Video tersebut menunjukan seorang karyawan Perusahaan Pembiayaan kedua Tangannya di ikat ke belakang lalu dianiaya membuat Netizen Geram.

Diketahui video viral tersebut bernama sepi, warga cibinong Bogor, Sepi Korban Pengeroyokan dan Penganiayan yang dilakukan oleh sekelompok oknum-oknum Ojol atau ojek online, kedua tangan sepi di ikat dan di aniaya berami-ramai, hingga korban mengalami beberapa tusukan benda tajam di beberapa bagian tubuh yang terjadi di agganda Jagorawi bogor pada Kamis (25/6).

Video yang viral satu pekan kemaren di media sosial sontak membuat publik kanget dengan kajadian itu, dalam video yang viral sepi di Sandra dan di ikat lalu di tendang di pukul sampi korban tak sadarkan diri di tempat kejadian ini menjadi trending topik di media sosial.

Hal itu membuat Ketua Forum Pemuda NTT, Yohanes Hiba Ndale di Jakarta dan Tim kuasa hukum angkat bicara

“Saya meminta aparat penegak hukum harus tindak tegas pelaku penganiayan, dan juga saya meminta kepada perusaahan ojek online yang mengerut para calon-calon Ojol agar memberikan pemahaman terkait dengan tugas dan fungsi ojek online di jalanan, jelas Johanes Hiba Ndale.

Hal senada juga di sampaikan oleh Eben Ezer Napitupulu kami selaku tim kuasa hukum dari korban penganiayaan kami akan kawal terus kasus ini hingga ke tingkat pengadilan, ini adalah perbuatan yang melanggar hukum.

“saya minta aparat penegak hukum dalam hal ini polres Cibinong kabupaten Bogor agar menindak tegas para pelaku penganiayan, agar kita bisa mengatahui apa motif dari kejadian ni ke permukaan publik. Jelas tim kuasa hukum dari patroli hukum Indonesia dan advokat”, Ucap Eben Ezer.

Jemmy Gunawan .SH. MH. Salah satu tim kuasa hukum dari patroli hukum Indonesia dan Advokat meminta pihak penyedia jasa transportasi online, agar mengrekrut para calon ojek online, diberikan pemahaman jabarkan terkait dengan tugas dan fungsi jasa transportasi di online dijalanan, agar tidak melibatkan mengambil bagian pertikaian yang terjadi di jalanan. Sehingga, lanjutnya dapat menimbulkan persoalan hukum baru yang merugikan pihak lain di jalanan.

“Pihak apara penegak hukum dalam hal ini polres kabupaten Bogor, kami sebagai kuasa hukum mendukung semua proses hukum yang sudah di tangani oleh polres bogor, kami minta agar menangkap semua para oknum-oknum pelaku penganiayan terhadap Kline kami, agar bisa di buka ke publik motif dari penganiayan ini apa sebenarnya”, tegas Jimmy.

Ditempat terpisah Ketua Umum Forum Komunikasi Putra Putri Nusa Tenggara Timur (FKPP NTT) Banten Logo Vallenbrg meminta semua mari kita sama-sama berpikir yang tenang dan damai.

“Saya ketua FKPP NTT Banten, meminta semua pihak mari kita sama-sama saling menjaga satu sama lain, sama-sama berpikir posetif tenang dan damai, kita tidak usah bicara suku ras dan agama, tapi kita bergandengan tangan bersama-sama memperat hubungan yang sudah baik ini, tidak usah kita saling menganggu pekerjaan masing-masing di lapanagan, kalau proses hukum yang sekarang sudah berjalan mari kita sama mendukung pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini ,,kita sama-sama saling menghargai satu sama lain”, Ujarnya Ketua FKPP-NTT Banten, Logo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here