Beranda Daerah Kepala Camat Lekok Angkat Bicara Soal Gegernya Isu Relokasi Pasar

Kepala Camat Lekok Angkat Bicara Soal Gegernya Isu Relokasi Pasar

Audiensi Crew ILC dengan Kepala Camat Lekok Pasuruan

LEKOK, karna.id — Kepala Camat Lekok angkat bicara terkait gegernya isu relokasi pasar. Dalam keterangannya, dia menyampaikan relokasi pasar itu dilakukan bukan atas perintah Kepala Daerah. Justru relokasi pasar diusulkan langsung oleh Camat Lekok melalui rapat koordinasi dengan Kepala Desa Jatirejo dan Desa Tambak. Karena status pasar Lekok itu dibawah tanggung jawab desa.

“Relokasi pasar sengaja dilakukan karena ada pengerjaan proyek pengaspalan jalan dari titik nol TPI sampai pertigaan Desa Pasinan. Jika tidak direlokasi maka perekomian masyarakat akan terganggu, justru kebijakan ini dilakukan untuk memperbaiki perekonomian masyarakat umum, terutama para pedagang, kalau saya biarkan yang rugi siapa?”, papar Kepala Camat Lekok, Fauzan,MM kepada Crew ILC, Jum’at (13/11).


Pengaspalan jalan, dia melanjutkan, akan dilmulai 19 November 2020, jadi sebelum merelokasi pasar, saya sudah bertemu 10 pedagang sebagai perwakilan dan mereka ada koordinator pedagang dari masing-masing desa, termasuk jajaran Muspika sudah kita kumpulkan.


Kepala Camat juga sudah berkonsultasi dengan tokoh ulama, dan menyampaikan program pemerintah dan mereka sangat mendukung adanya relokasi. Kedepan, kalau jalan kearah pelabuhan itu lancar, investor akan mudah masuk karena akses jalannya tertata dengan baik.


“Pasar Monas Pasinan dan pasar Muara Jati Jatirejo menjadi acuan tempat bagi pedagang yang akan direlokasi, kami juga tidak mengikat pedagang, terserah mau pilih pasar yang mana, asalkan tidak berjualan dipinggir jalan atau trotoar. Setiap hari kita sosialisasi bahkan sudah disiapkan pickup gratis untuk angkut bedak, kata Camat Lekok.


Selanjutnya, Pemerintah Pasinan melalui Bumdes sudah mendata daftar nama pedagang yang akan dipindahkan ke pasar Monas, terdata ada 157 pedagang, lalu kita sediakan petak sejumlah itu, tapi ada pula yang memilih pasar Muara Jati, terkait pasaran Jum’at juga dipindahkan ke Monas.


Camat Lekok berharap, pasca perbaikan jalan, Lekok bisa lebih tertata , bersih seperti kota, nanti akan dipasang rambu-rambu larangan dan pengaturan parkir agar lalu lintas mudah ditertibkan, kita ingin ekonomi masyarakat Lekok maju.
Pada bagian lain, Pak Camat juga mendukung keberadaan media informasi masyarakat seperti ILC, bahkan dia meminta setiap desa bisa membuat profil desa secara kreatif, agar potensi Lekok bisa terangkat.