Beranda Hukum Korlap Aksi Minta Maaf, Ini Kata Komika Arie Kriting

Korlap Aksi Minta Maaf, Ini Kata Komika Arie Kriting

Arie Kriting dan Mace Papua

JAKARTA, karna.id — Baru-baru diberitakan perwakilan ormas mendatangi asrama mahasiswa Papua untuk minta maaf di depan media. Menanggapi hal itu komika Arie Kriting mengatakan apa hak mereka?

Sebelumnya ratusan massa ormas dan aparat melakukan aksi pengepungan hingga penangkapan sejumlah mahasiswa Papua di asrama mahasiswa Papua, Kalasan Surabaya pada 16-17 Agustus 2019.

Arie Kriting mempertanyakan siapa dalang dibalik aksi yang diwarnai tindakan rasis sejumlah massa tersebut

“Siapa yang memberi mereka mandat? Apa kualifikasi dan bidang keahlian mereka, sehingga dianggap layak dan boleh mendatangi seseorang, lalu bertindak rasis”, ujar Arie dengan lantang menanggapi pemberitaan itu dalam akun Twitter @Arie_Kriting, Selasa (20/8).

Sementara itu, Komika asal Indonesia timur itu mempertanyakan kondisi massa aksi disaat Papua masih terus memanas akibat tindakan tersebut.

“Mereka ini sekarang ngapain? Sedang apa di-jam seperti ini? Ngopi, meeting, kumpul keluarga, Nonton TV. Mereka ini sekarang ngapain? Sementara di Papua masih terus memanas. Ratusan Ribu orang hidup dalam kecemasan. Pelayanan umum dan perniagaan lumpu. Mereka ini di mana?”, tanya Arie Kriting.

Tidak hanya Arie sejumlah nitizen juga ikut menanggapi pemberitaan itu, mereka meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas dan ormas terkait dengan aksi itu harus di hukum.

“Kalau semuanya selesai cukup dng minta maaf saja bisa dipastikan kejadian seperti ini akan selalu terulang lagi dan terulang lagi. Utk itu dimohon dg sangat dn hormat agar pihak @indo_pol @BareskrimPolri @DivHumas_Polri segera mencyduk orang ini utk diproses secara hukum”, ujar akun @alionathan1.

“Oo kamu ketauan… Katanya aksi sepontan? koq ada korlapnya? Hayo pak polisi usut tuntas, jangan lagi ada pembiaran”, ujar akun @genezhaputra87.

“Sebagai warga Surabaya. Saya tidak merasa dia mewakili saya. Saya dan arek2 suroboyo Akan ingat wajah anda sebagai pengadu domba. Tolong ditindak hukum, dia meresahkan”, ujar akun @AswinDafry.

“ohh jadi sudah terorganisir untuk memecah belah”, ujar akun @utho_.

“Tetap harus di proses. Agar tidak terulang lagi”, ujar akun @RiniWahyu07.

“Bang bikin petisi bang bubarin ormas ormas yang mengancam kerukunan di Indonesia”, ujar akun @prasedny.