Beranda Politik Omnibus Law di Tolak, Azis Syamsuddin: Kalau Tidak Percaya DPR Saat Pemilu...

Omnibus Law di Tolak, Azis Syamsuddin: Kalau Tidak Percaya DPR Saat Pemilu Jangan Dipilih

Azis Syamsuddin Kalau Tidak Percaya DPR Saat Pemilu Jangan Dipilih, RUU Omnibus Law, UU Cipta Kerja, Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsudin, Tolak Omnibus Law

JAKARTA, karna.id – Respons penolakan masyarakat atas disahkan Omnibus Law UU Cipta Kerja oleh DPR RI terus mengalir. Menanggapi hal itu Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menyampaikan jika masyarakat tidak lagi percaya DPR, tidak perlu memilih partai atau anggota DPR yang saat ini menduduki kursi di Senayan pada Pemilu berikutnya. Bahkan,  lanjutnya, pada Pilkada pun tidak perlu memilih pasangan calon yang diusung partai yang mengesahkan UU Cipta Kerja.

“Kalau nanti tidak percaya nanti pada saat pemilu tidak dipilih. Nanti pada saat Pilkada untuk tidak memilih partai-partai itu”, ujar  Azis Syamsuddin di Jakarta, Selasa (6/10).

Azis menegaskan, keputusan yang diambil DPR merupakan kolektif kolegial dari sembilan fraksi. Bukan lagi menjadi keputusan personal, tetapi pengesahan undang-undang itu menjadi keputusan institusi.

Baca juga: Inilah 12 Hoax RUU Omnibus Law Cipta Kerja

“Nah terhadap DPR kita akan maksimal, berusaha dan di DPR ini kolektif kolegial tidak bisa komando kolektif kolegial dari 9 partai. Sehingga putusan ini bukan putusan personal tapi keputusan dari institusi yang bersifat kolektif kolegial dari sembilan partai yang ada di sini”, ucapnya.

Politikus Golkar itu menilai, sudah biasa undang-undang yang dihasilkan DPR mendapatkan pro dan kontra. Bukan hanya UU Cipta Kerja. Azis bilang hampir 90 persen undang-undang itu digugat di Mahkamah Konstitusi.

“Jadi bukan hanya UU Cipta Kerja saja pro dan kontra. Kalau kita lihat data sistemnya di MK yang digugat itu hampir 90 persen. Digugat di MK. Sehingga DPR sebagai masukan untuk introspeksi ke depan baik secara prosedur, baik secara substansi sehingga mekanisme tata tertib itu diikuti”,katanya.