Beranda Hukum Pengamat Politik : ICW Harus Hati-Hati Jangan Mudah Menuduh Orang

Pengamat Politik : ICW Harus Hati-Hati Jangan Mudah Menuduh Orang

Pengamat Politik, Rudi S Kamri, mendukung upaya Moeldoko melakukan somasi kepada ICW yang menuding mendapat keuntungan. produk Ivermectin untuk obat Covid-19. Foto/SINDOnews
Pengamat Politik, Rudi S Kamri, mendukung upaya Moeldoko melakukan somasi kepada ICW yang menuding mendapat keuntungan. produk Ivermectin untuk obat Covid-19. Foto/SINDOnews

JAKARTA, Karna.id  – Pengamat Politik, Rudi S Kamri, mendukung upaya Moeldoko melakukan somasi kepada Indonesia Corruption Watch (ICW) yang menuding adanya indikasi kuat pejabat-pejabat publik untuk mendapatkan keuntungan produk Ivermectin untuk obat Covid-19.

Menurutnya, hal itu perlu dilakukan supaya ICW tidak terlalu sering merasa paling benar dengan mengumbar otoritas kebenaran seolah-olah hanya miliknya dan mengglorifikasikan dirinya berlebihan.

“Saatnya ICW juga harus hati-hati jangan mudah menuduh orang. Saya mendukung somasi dari Jenderal Moeldoko kepada ICW, ini sebagai kontrol sosial juga kepada organisasi-organisasi yang terlalu sering memonopoli kebenaran, seolah-olah kalau ICW sudah berfatwa itu dianggap paling benar, padahal belum tentu,” ujar Rudi yang disampaikan melalui Channel Youtube Kanal Anak Bangsa, Senin (2/8).

“Arogansi ICW sudah sering banget kita lihat. Kenapa? Karena sering banget memonopoli kebenaran,” lanjutnya.



Rudi mengatakan, bahwa sebetulnya dia mendukung langkah ICW dalam format mengawasi korupsi di Indonesia. Namun dia sudah merasa jengah pada saat ICW berlagak seperti pemegang otoritas kebenaran di Indonesia dan merasa memegang mandat untuk mengawasi pejabat publik atau pemerintah.

“Tapi saya jujur saja kali ini saya menyoroti peran ICW. ICW ini sudah lama saya agak gerah kadang-kadang,” ungkap Rudi.

“Siapa yang memberikan mandat. Saya pun bisa kok mengawasi pemerintah, mengawasi pejabat publik dan juga mengawasi ICW karena saya rakyat jelata,” tambahnya.

Untuk itu, lanjutnya, Rudi meyakini bahwa Moeldoko telah melakukan langkah yang smart dan elegan dengan menggunakan jalur hukum. Karena katanya, selama ini Moeldoko telah sering jadi sasaran tembak ICW juga. Namun pada akhirnya tidak terbukti tuduhannya.