Beranda Hukum Polisi : Wanita Hamil Korban Pemukulan Satpol PP Masih Dalam Tahap Pemeriksaan

Polisi : Wanita Hamil Korban Pemukulan Satpol PP Masih Dalam Tahap Pemeriksaan

Dugaan Pemukulan yang dilakukan oleh oknum Satpol PP
Dugaan Pemukulan yang dilakukan oleh oknum Satpol PP

Jakarta, Karna.id — Kapolres Gowa, AKBP Tri Goffarudin Pulungan mengatakan pihaknya belum mendapat keterangan dari dokter terkait kebenaran kehamilan istri pemilik warung kopi Nur Halim, Amriana alias Riyana Kasturi. Pasangan suami istri pemilik warung kopi itu diduga dipukul anggota Satpol PP Kabupaten Gowa saat penertiban PPKM.

Tri menyatakan “Terkait kehamilan korban belum ada keterangan dari dokter dan hal ini tidak masuk dalam materi pemeriksaan,” Sabtu (17/7).

Tri mengatakan bahwa pihaknya tidak percaya begitu saja terkait Amriana yang sudah mengandung 8 bulan lamanya sebelum adanya kepastian dari hasil pemeriksaan dokter.

“Informasi yang beredar memang dia sedang hamil, tapi untuk memastikannya itu, kita masih menunggu informasi dari kedokteran, apakah yang bersangkutan hamil atau tidak,” jelasnya.

Amriana menjelaskan bahwa kondisi kandungan yang ada di dalam dirinya sulit dimengerti oleh logika manusia. Bahkan ketika dokter memeriksanya tidak dapat menemukan janin yang ada di dalam dirinya.

Amriana mengatakan “Saya kalo ke dokter tidak bisa, janinnya tidak nampak,” Jumat (16/7).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Arifuddin Saeni membantah apabila jika Amriana tengah mengandung selama 8 bulan. Menurutnya Amriana tidak hamil setelah melihat hasil dari dokter yang memeriksanya.

Meskipun demikian, kasus dugaan pemukulan tersebut tetap diusut kepolisian. Polres Gowa telah menetapkan Mardhani Hamdan sebagai tersangka.