Beranda Agama Puasa Dalam Kepungan Pandemi

Puasa Dalam Kepungan Pandemi

Ramadhan 2020, ramadhan dan corona, Ramadhan dan Covid, Ramadhan di kepung Pandemi

Karna.id — Bulan puasa kali ini terasa beda, karena kita sedang berpuasa di tengah kepungan bencana, yang teranyar adalah wabah Corona Virus (Covid-19). Terkait Covid-19, Presiden Jokowi telah menghimbau warga masyarakat untuk tetap tinggal di rumah, bekerja di rumah dan beribadah di rumah.

Di bulan Ramadhan sebagian besar umat Islam biasanya berduyun-duyun melaksanakan sholat berjama’ah di masjid termasuk sholat tarawih. Tapi sekarang hanya bisa melaksanakan kewajiban beribadah itu hanya di rumah .

Tentu kita semua tidak mengharapkan keadaan ini terjadi, karena dampaknya cukup berpengaruh terhadap kondisi kesehatan manusia terutama kondisi perkonomian masyarakat. Kita hanya bisa menegun ludah, saat himbauan keras untuk “tetap dirumah” atau “di rumah aja” tapi masih ada suadara kita yang lain, terpaksa keluar rumah untuk mencari nafkah keluarga atau seperti mereka para relawan dan tim medis.

Aktifitas pendidikan pun ikut lumbuh, sementara sebagian sekolah atau kampus ada yang melakukan pembelajar kelas jarak jauh (online). Keadaan ini membuat kita kualahan, tidak bisa terbayangkan berapa lama pandemi ini akan melumpuhkan aktifitas kita, apalagi larangan mudik ke kampung halaman.

Padahal di ujung Ramadhan nanti, kita mulai memasuki hari raya Idul Fitri, dalam tradisi kelurga muslim kita tentu diajurkan untuk saling bertemu, bersilaturrahim mengunjungi sanak saudara tapi tidak mungkin dalam situasi pandemi, karena membahayakan tersebarnya covid-19.

Kita memang terkepung dan dilumpuhkan oleh pandemi, tapi tidak boleh pesimis dan putus aja, masih ada kesempatan baik ke depan. Jadikan ramadhan kali ini sebagai pengikat kembali pada batasan-batasan Allah dalam skala yang lebih besar jauh melampai apa yang dibatasi oleh pemerintah. Batasan itu bukan soal adanya wabah Covid-19, tapi batasan Allah atas hal-hal yang dilarang oleh ajaran agama, seperti berbuat kerusakan di bumi, pelanggaran ham, penindasan kaum lemah, ketidakadilan, korupsi dsb.

Mudah-mudahan ramadhan kali ini juga menjadi pelajaran bermakna, membawa kebaikan bagi manusia dan alam, terlebih lagi dijauhkannya Covid-19 dari bangsa kita tercinta.

Oleh, Irfan Efendi (Pegiat Literasi Inclusive Class