Beranda Pendidikan Rahmat Al Kafi Nahkoda Baru PB IKAMI SULSEL, Siap Jawab Tantangan Era...

Rahmat Al Kafi Nahkoda Baru PB IKAMI SULSEL, Siap Jawab Tantangan Era 4.0

JAKARTA, karna.id – Rahmat Al Kahfi telah terpilih sebagai Formatuer/Ketua Umum PB IKAMI SulSel dalam Munas IKAMI SulSel XVIII di Jakarta, 29 Desember 2019. Kahfi menegaskan bahwa keseriusan mengurus organisasi ini selama 2 (dua) tahun kedepan harus berdasarkan tuntutan dan kebutuhan jaman 4.0.

“Seorang pemimpim harus serius mengelola organisasi apalagi sekelas IKAMI yang di dalamnya berbagai macam budaya dan karakter mulai dari Bugis, Mandar, Luwuk, Makassar, Toraja dan Massenrempulu. Kompleksitas ini ditambah dengan era revolusi industri 4.0, organisasi ini butuh skill kepemimpin yang matang dan itu diliat dari pengalaman yang cukup dalam memimpin organisasi,” tuturnya.

Sebelumnya Kahfi adalah Ketua Umum IKAMI Cabang Malang periode 2011-2012 dan sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua Umum DIMPA (Divisi Mahasiswa Pencinta Alam) Universitas Muhammadiyah Malang periode 2010-2011 M.

Kahfi juga mengungkapkan spiritnya kenapa harus maju dalam kontestasi pemilihan Ketum PB IKAMI periode 2020-2022. Atas nama perbaikan organisasi, lanjutnya, tidak ada alasan untuknya tidak maju bertarung karena hampir selama 1 dekade terakhir ini, PB IKAMI belum maksimal mengawal perkaderan di tingkatan cabang.

“Sekitar 10 tahun lamanya, PB IKAMI yang diharapkan mampu mengawal perkaderan dengan baik namun belum sesuai yang diharapkan. Saya sebagai representasi dari IKAMI di Jawa Timur akan membawa nilai-nilai dan prinsip perkaderan yang dibangun di Malang. Pastinya, perkaderan di setiap Cabang juga berdasarkan budaya masing-masing yang ada di cabang,” lugasnya.

Disamping itu, Kahfi juga mengungkapkan sinergitas antara IKAMI dan Pemerintah Provinsi harus diperjuangkan PB IKAMI kedepannya karena selama ini perhatian Penprov masih sangat rendah terhadap mahasiswa yang tergabung dalam IKAMI dari Sumatera sampai Papua, begitupun IKAMI yang belum memberikan sumbangsih besar kepada Penprov.

“Mahasiwa SulSel yang ada di tanah rantau adalah duta SulSel yang berkewajiban memperkenalkan segala kekayaan kampung daerah mulai dari membumikan budaya SulSel sampai pada menperkenalkan keindahan alamnya. Kami di tanah rantau bagaimanapun harus menjaga nama baik daerah dan meraih prestasi di era 4.0,” pungkasnya.

“Insaalllah, PB IKAMI dibawah kepengurusan saya nantinya akan berikhtiar membangun kontribusi konkrit kepada daerah, dari tanah rantau untuk daerah asal, dengan memaksimalkan peran 52 cabang yang tersebar di nusantara. Kami juga berharap besar pada pemerintah provinsi untuk memberikan perhatian besar kepada kami ditanah rantau mulai dari biaya kuliah dan secret IKAMI di cabang-cabang,” lanjutnya.