Beranda Hukum Soal Penggundulan Guru Pramuka Di Sleman, Organisasi Guru Indonesia Kritik Keras Perlakuan...

Soal Penggundulan Guru Pramuka Di Sleman, Organisasi Guru Indonesia Kritik Keras Perlakuan Polisi

Tersangka Kasus Sisir Sungai Siswa Siswi SMPN 1 Turi Sleman
Tersangka Kasus Sisir Sungai Siswa Siswi SMPN 1 Turi Sleman

MALANG, karna.id – Soal 10 siswa yang tewas pada kegiatan sisir sungai  Sempor Donokerto Turi, Sleman, polisi menetapkan Pembina pramuka SMPN 1 Turi sebagai tersangka karena kelalaiannya pada kegiatan sisir sungai tersebut. Namun perlakuan aparat terhadap para guru pramuka ini mendapat kritik keras karena sampai menggunduli para guru tersebut pada konferensi pers polres sleman pada selasa (25/2).

Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim mengkritik keras perlakuan polisi kepada guru guru itu, seolah-olah mereka adalah pencuri ayam yang harus digunduli, sedangkan koruptor yang mengkorupsi triluinan rupiah tidak di cukur. Tragedi sisir sungai ini menggambarkan lemahnya kompetensi guru harusnya memperhatikan kondisi cuaca dan medan yang dihadapi.

konferensi pers polres sleman kasus sisir sungai SMPN 1 Turi Sleman oleh Waka Polres Sleman Kompok M.Kasim Akbar Bantilan, SIK.,MM

Selain itu Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) juga mengecam perlakuan polisi terhadap para guru SMPN 1 Turi dan polisi dianggap berlebihan menggelandang, memamerkan guru di depan media, digunduli, dan perlakuan selayaknya kriminalitas berat yang menyebabkan untuk menggiring opini masyarakat bahwa tesangka adalah pelaku kejahatan berat.