Beranda Pertanian Tidak Terbuka Mahasiswa Himapikani Minta Menteri KKP Di Copot

Tidak Terbuka Mahasiswa Himapikani Minta Menteri KKP Di Copot

Sekjen Himapikani, Himapikani,

MALANG, karna.id – Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (Himapikani) meminta Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono di copot dari jabatannya. Hal ini diungkapkan Sekjen Himapikani Jan Tuheteru. Pasalnya KPP dinilai tidak terbuka kepada mahasiswa perikanan.

“Inilah kondisi kementerian kelautan dan perikanan, ketidakterbukaan menteri KP menandakan kemampuan  menteri dalam pembangunan sektor perikanan yang setengah-setengah. Olehnya itu kami meminta untuk menteri KP bapak Sakti Wahyu Trenggono untuk di ganti”, ujar ujar Sekjen Himapikani Jan Tuheteru kepada karna.id, Selasa (29/6).

Sekjen Jan mengatakan KKP sebagai institusi tertinggi dalam pengaturan regulasi di sektor perikanan dan kelautan harus menjadi contoh baik bagi seluruh komponen yang ada didalamnya. Bahwa Menteri KP perlu menyadari bahwa Mahasiswa Perikanan adalah iron stock yang akan melanjutkan tongkat estafet di sector perikanan dan kelautan, maka mentri harus terbuka dalam menerima setiap undangan yang kirimkan demi perbaikan sector perikanan.

“Mentri KP kurang terbuka dengan mahasiswa hal ini di buktikan dengan beberapa undangan yang sudah di layangkan namun tidak di respon sama sekali”, ungkap Sekjen Himapikani.

Sekjen Himapikani menambahkan menteri KP perlu terbuka dalam menerima setiap ajakan dirkursus yang berasal dari mahasiswa maupun stakholders lainnya. Hal ini bertujuan agar memproduksi argumentasi positif dalam pembangunan perikanan kedepan.

“Pemerintah pusat terhususnya mentri KP harus segera merefleksikan hal ini sebagai momentum penyatuan atau kolaborasi antara semua komponen yang ada. Olehnya itu menteri KP perlu terbuka atas setiap undagan dirkurusus demi menemukan solusi bagi pembangunan perikanan dan kelautan”, tegasnya”,imbaunya.