Beranda Daerah Pengadaan Proyek Fiktif Para Pejabat

Pengadaan Proyek Fiktif Para Pejabat

AMBON. Karna. Id–Kentalnya naluri untuk memperkaya diri oleh sebagian orang yang memiliki kewenangan dan jabatan di kehidupan adalah wajar terjadi namun jangan sampai melanggar norma-norma sosial.
Dugaan korupsi pengadaan alat simulator drilling di lingkup Politeknik Maluku Masih mengambang hingga timbul kecurigaan Para eksekutor pengadaan mencari celah lolos dari jeratan hukum.
Para eksekutor proyek pengadaan diduga menyusun strategi agar bisa lolos dari jeratan hukum dengan pihak kejati dilansir Kabartimur.(23/52021) kecurigaan ini muncul saat tim yang sengaja dibentuk untuk mengklarifikasi pengadaan simulator drilling.
Proyek akal-akal Diduga dilakukan oleh josepush Matittaputty selaku ketum lelang, Cristina Siwalete pejabat pembuat komitmen, dan Pence Salhuteru wakil direktur sebagai pejabat penandatanganan perintah pembayaraan.
Nilai Proyek milyaran rupiah ini ditandatangani 2019 dan dimulainya tender pada desember 2019 hingga saat ini alat simulator drilling belum juga didatangkan, diduga berat para eksekutor poltek pengadaan sengaja beralasan dengan kondisi wabah nasional.
Alat simulator drilling utuk mahasiswa teknik mesin disinyalir fiktif , sampai saat ini proses hukum masih berjalan di kejaksaan, belum ada titik terang untuk menetapkan terasangka meski alat simulator drilling nyatanya tak ada.